Artikelnews.com, Parepare — Terobosan kembali dilakukan oleh UPTD SD Negeri 3 Kota Parepare. Melalui kolaborasi bersama komite sekolah dan para orang tua murid, SDN 3 Parepare memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah dengan nuansa berbeda, Senin (28/9/2026).
Tidak lagi dengan ceramah mengisahkan hikmah Maulid atau sambutan yang panjang, tapi peringatan Maulid oleh SDN 3 melalui Pentas Seni Islami yang dipertunjukkan oleh para murid perwakilan dari setiap kelas.
Setiap kelas dari 19 kelas di SDN 3, berkesempatan mementaskan kreativitas seni mereka untuk memaknai peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW, sejalan dengan tema Maulid yakni Meneladani Akhlak Rasulullah SAW melalui Seni, Kreativitas, dan Kebersamaan.
Hasilnya, pentas seni murid yang mempertunjukkan kegiatan religius seperti mengaji, salawat hingga drama teaterikal kolosal yang mengisahkan sejarah perjuangan Rasulullah, menjadi heboh.
Para murid antusias pentas di atas panggung, guru dan orang tua semangat memberikan dukungan di bawah panggung. Jadinya, meski terkesan sederhana di bawah tenda di halaman sekolah, namun peringatan Maulid terasa lebih sakral, begitu berkesan dan bermakna.
Koordinator Acara yang juga Sekretaris Komite SDN 3 Parepare, Andi Nurhidayah Aqil mengaku bersyukur peringatan Maulid dengan suasana berbeda ini berlangsung lancar dan sukses.
“Alhamdulillah acara Pentas Seni Islami di SDN 3 Parepare berjalan lancar dengan suasana berbeda, yaitu pementasan bernuansa seni Islami mengisahkan sejarah perjalanan Nabi. Ini penting, agar anak-anak kita bisa meneladani sejarah perjalanan Nabi, akhlak Nabi, mulai dari beliau lahir hingga beliau wafat,” ujar Andi Nurhidayah di sela-sela peringatan Maulid di halaman SDN 3.
Selaku komite sekolah, Andi Nurhidayah pun berterima kasih atas antusiasmenya orang tua murid mendukung acara, meski kali ini dikemas dengan suasana berbeda.

“Dulunya ada penceramah, sambutan sambutan, tapi dengan ini kami membuat suasana berbeda dengan menampilkan pentas seni yang dipentaskan oleh anak-anak. Di mana ada yang salawatan, menampilkan sejarah-sejarah Nabi supaya melalui Maulid ini anak-anak bisa lebih memahami secara mendalam makna dari Maulid,” ungkap Andi Nurhidayah.
Di tempat yang sama, Ketua Komite SDN 3 Parepare H Bakhtiar Syarifuddin (HBS) menegaskan, bahwa makna dari Maulid adalah memperingati atau merayakan kelahiran Nabi Muhammad SAW.
“Masak peringatan hari kemerdekaan, hari lahir tokoh-tokoh lainnya dirayakan secara besar-besaran, ini hari lahir Nabi kita, kenapa kita tidak rayakan juga secara besar-besaran. Inilah yang menginspirasi, sehingga SDN 3 memperingati Maulid dengan suasana berbeda, menggelar Pentas Seni Islami yang dipertunjukkan oleh anak-anak kita,” tegas HBS yang juga Muassis Majelis Syuhada Parepare.
HBS menekankan, melalui Pentas Seni Islami tersebut, para murid bisa merasakan langsung makna yang terkandung dari peringatan Maulid, dan mendalami wujud kecintaan mereka kepada Rasulullah. “Saat anak-anak bernyanyi, bersalawat, mereka akan ingat dan memahami sejarah kelahiran Rasulullah. Jadi saat mereka pulang ke rumah mereka memiliki kesan sudah mengikuti Maulid, dan mengingat kisah-kisah sejarah Rasulullah,” tegas HBS.
HBS mengemukakan, peringatan Maulid sudah harus lebih maju dan modern mengikuti perkembangan zaman. Di era serba digital ini, ceramah-ceramah Maulid mudah didapatkan di media sosial seperti YouTube, karena itu jika Maulid hanya diisi dengan ceramah kemungkinan anak-anak tidak fokus pada makna dan isi ceramah tersebut.
SDN 3 menginisiasi peringatan Maulid dengan nuansa berbeda melalui Pentas Seni, menjadikan anak-anak lebih fokus, tidak sekadar pentas, tapi mereka lebih menjiwai dan mendalami makna dari Maulid.
Kepala SDN 3 Parepare H Faisal SPdI MPdI mengapresiasi peringatan Maulid yang dikemas berbeda tahun ini.
“Alhamdulillah peringatan Maulid yang berbeda melalui Pentas Seni Islami ini benar-benar berkesan dan bermakna. Para murid, orang tua, guru dan warga sekolah sangat antusias mengikuti Maulid. Terima kasih atas dukungan kuat dari komite sekolah dan orang tua murid pelaksanaan Maulid berlangsung meriah, lancar, dan sukses. Insya Allah tahun depan kita akan gelar lebih besar dan lebih semarak lagi,” tandas Faisal.





